mahidara.com – 06 September 2026 | AS Roma Vs Atalanta: Drama 2 Gol Mepet Akhir Menangkan I Lupi! menjadi sorotan utama pada lanjutan Serie A pekan ini. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico menyuguhkan aksi menegangkan, di mana Roma berhasil melakukan comeback dramatis dengan dua gol di menit ke-89 dan 93, mengalahkan Atalanta 2-1 setelah menelan defisit satu gol selama lebih dari 80 menit.
Laga Menegangkan di Stadio Olimpico
Sejak peluit awal, Atalanta menguasai tempo permainan. Dengan formasi 3-4-3 yang dipertahankan oleh Gian Piero Gasperini, mereka menekan pertahanan Roma yang tampak belum menemukan ritme. Gol pertama tercipta pada menit ke-24 melalui tembakan tajam Lorenzo Pellegrini yang memanfaatkan celah di lini belakang Roma. Gol tersebut membuat suporter Atalanta bersorak dan menambah tekanan pada tim tuan rumah.
Detik-detik Penentuan
Setelah unggul, Atalanta tetap berusaha menambah angka, namun pertahanan Roma yang dipimpin oleh Gianluca Mancini perlahan menemukan koordinasi. Pada menit ke-68, Roma mendapatkan tendangan bebas di area penalti yang dimanfaatkan oleh Henrikh Mkhitaryan, namun tembakan tersebut meleset tipis ke tiang gawang.
Also Read
Tekanan kembali bergeser ke Atalanta ketika mereka menggandakan keunggulan pada menit ke-78 lewat serangan balik cepat yang diakhiri dengan gol dari Josip Ilicic. Pada saat itu, skor 2-0 tampak mengamankan kemenangan Atalanta, namun Roma tidak menyerah.</n
Segera setelah jeda singkat, Roma mengubah taktik menjadi lebih ofensif. Pelatih José Mourinho menurunkan Alessandro Florenzi dan Rafael Tolói, menambah kedalaman lini tengah serta memberikan opsi serangan yang lebih beragam.
Comeback Dramatis di Menit Akhir
Detik-detik terakhir menjadi saksi drama paling menggetarkan. Pada menit ke-89, setelah serangkaian serangan bertubi-tubi, Roma berhasil mengeksekusi tendangan sudut yang tepat sasaran. Bola meluncur ke tengah kotak penalti dan dimanfaatkan oleh Tammy Abraham yang melesatkan kepala ke arah gawang, memaksa kiper Atalanta, Marco Bizot, menebak arah bola. Gol tersebut memotong jarak menjadi 2-1.
Namun kegembiraan belum berakhir. Tambahan waktu menunjukkan angka 93 menit ketika Roma kembali mendapatkan peluang dari serangan balik cepat. Juan Mata, yang masuk sebagai pengganti, mengirimkan umpan terobosan kepada Lorenzo Pellegrini yang menyiapkan tembakan jarak jauh. Bola melengkung melewati Bizot dan masuk ke sudut atas gawang, memastikan kemenangan dramatis Roma.
Analisis Taktik dan Pengaruh Pemain Kunci
- Perubahan Formasi: Mourinho mengubah formasi menjadi 4-2-3-1 pada babak akhir, memberikan fleksibilitas dalam menyerang dan menutup ruang bagi Atalanta.
- Peran Pemain Pengganti: Juan Mata dan Tammy Abraham terbukti menjadi faktor penentu, menambah kreativitas serta daya tembak di area kotak penalti.
- Kekuatan Pertahanan Atalanta: Meskipun pada akhir laga pertahanan Roma berhasil menembus, pertahanan Atalanta tetap solid hingga menit ke-88, menahan tekanan terus-menerus.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Setelah peluit akhir, José Mourinho memuji semangat juang timnya, menyebut pertandingan sebagai bukti “karakter juara” yang dimiliki Roma. Di sisi lain, Gasperini mengakui kesalahan taktis di menit-menit terakhir dan berjanji memperbaiki konsistensi tim di laga berikutnya.
Pemain Roma, Tammy Abraham, mengungkapkan kebahagiaan atas gol penentu, sementara Lorenzo Pellegrini menekankan pentingnya fokus hingga peluit akhir. Bagi Atalanta, Josip Ilicic mengakui bahwa kegagalan mengamankan keunggulan menjadi pelajaran berharga.
Dengan hasil ini, Roma kembali menancapkan diri di papan atas klasemen Serie A, sementara Atalanta harus mengevaluasi kembali strategi mereka untuk menjaga posisi di zona kompetitif.
AS Roma Vs Atalanta: Drama 2 Gol Mepet Akhir Menangkan I Lupi! akan dikenang sebagai salah satu laga paling menegangkan musim ini, menegaskan bahwa di dunia sepak bola, setiap menit dapat mengubah nasib sebuah tim.




