mahidara.com – 02 September 2026 | Pordasi Akan Optimalkan Lapangan H.M. Hasan Gayo untuk Olahraga Berkuda demi menjadikan fasilitas ini sebagai pusat latihan dan kompetisi kuda yang modern di Indonesia. Konfederasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (KN Pordasi) menegaskan komitmen kuatnya untuk meningkatkan kualitas sarana, memperluas akses bagi atlet, serta mendukung perkembangan ekosistem olahraga berkuda secara menyeluruh.
Latar Belakang
Lapangan Pacu Kuda H.M. Hasan Gayo, yang terletak di kawasan strategis, telah lama berfungsi sebagai arena tradisional bagi pecinta kuda. Namun, seiring meningkatnya minat dan prestasi atlet berkuda Indonesia di kancah internasional, kebutuhan akan fasilitas yang memenuhi standar internasional menjadi semakin mendesak. Pordasi Akan Optimalkan Lapangan H.M. Hasan Gayo untuk Olahraga Berkuda sebagai respons terhadap tantangan tersebut.
Rencana Pengembangan
Rencana pengoptimalan meliputi beberapa tahapan kunci:
Also Read
- Peningkatan permukaan arena dengan material anti‑slip yang telah teruji pada kompetisi FCI.
- Pemasangan sistem pencahayaan LED berdaya tinggi untuk mendukung latihan malam.
- Pembangunan arena latihan khusus untuk disiplin dressage, jumping, dan eventing.
- Penyediaan fasilitas kebugaran dan ruang medis bagi atlet dan kuda.
- Pengembangan area parkir dan fasilitas pendukung penonton.
Selain itu, Pordasi Akan Optimalkan Lapangan H.M. Hasan Gayo untuk Olahraga Berkuda dengan mengintegrasikan teknologi sensor untuk pemantauan performa kuda secara real‑time.
Manfaat bagi Atlet dan Masyarakat
Optimalisasi ini diharapkan memberikan dampak luas:
- Memberikan akses latihan berkualitas tinggi bagi atlet muda yang berbakat.
- Meningkatkan peluang penyelenggaraan kejuaraan nasional dan internasional di dalam negeri.
- Mendorong pertumbuhan industri terkait, seperti pembuatan peralatan berkuda, pelatihan, dan pariwisata olahraga.
- Menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnya konservasi kuda dan budaya berkuda Indonesia.
Dengan fasilitas yang lebih lengkap, para pelatih dapat merancang program yang lebih terstruktur, sementara penonton akan menikmati pengalaman menonton yang lebih nyaman dan profesional.
Tantangan dan Solusi
Pengembangan tidak lepas dari tantangan, antara lain pendanaan, koordinasi lintas instansi, dan pelestarian lingkungan sekitar. Pordasi berupaya mengatasi hal tersebut melalui:
- Kerjasama dengan pemerintah daerah, sponsor korporat, dan lembaga donor untuk mengamankan sumber dana.
- Pembentukan tim lintas sektoral yang terdiri dari ahli teknik, arsitek, serta pakar kuda untuk memastikan standar teknis terpenuhi.
- Implementasi program pelestarian hijau, termasuk penggunaan energi terbarukan dan pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
Strategi ini mencerminkan komitmen Pordasi Akan Optimalkan Lapangan H.M. Hasan Gayo untuk Olahraga Berkuda secara berkelanjutan.
Secara keseluruhan, langkah ini menandai babak baru dalam upaya memajukan olahraga berkuda di Indonesia. Dengan fasilitas yang lebih modern, atlet dapat bersaing di level dunia, sementara masyarakat luas dapat menikmati pertunjukan berkuda yang spektakuler. Pordasi yakin, melalui kolaborasi semua pihak, Lapangan H.M. Hasan Gayo akan menjadi simbol kebanggaan nasional dalam dunia equestrian.




