Mercedes-Benz eActros 600 Keliling Dunia, Gak Mampir di Indonesia! Petualangan Listrik Mengguncang Industri Truk

Author Image

Terbit

20 September 2026, 13:05 WIB

Mercedes-Benz eActros 600 Keliling Dunia, Gak Mampir di Indonesia! Petualangan Listrik Mengguncang Industri Truk
Mercedes-Benz eActros 600 Keliling Dunia, Gak Mampir di Indonesia! Petualangan Listrik Mengguncang Industri Truk

mahidara.com – 20 September 2026 | Mercedes-Benz eActros 600 Keliling Dunia, Gak Mampir di Indonesia! Begitulah judul yang mencuri perhatian banyak pengamat otomotif ketika Tobias Wagner, sang “Elektrotrucker”, memulai ekspedisi keliling dunia dengan truk listrik Mercedes-Benz eActros 600 tipe expedition vehicle. Mengendarai kendaraan berbasis produksi massal ini, Wagner menargetkan perjalanan lebih dari 45.000 kilometer melintasi sekitar 30 negara di lima benua dalam kurun waktu satu tahun.

Latar Belakang Ekspedisi

Ekspedisi ini bukan sekadar petualangan pribadi. Menurut Christian Wilz, Chairman of the Management Board Mercedes-Benz Trucks Germany, tur keliling dunia dengan truk listrik produksi massal menjadi sinyal kuat bahwa teknologi kendaraan listrik jarak jauh kini sudah matang. Wagner, 33 tahun, sekaligus content creator, ingin menguji batas kemampuan teknologi sekaligus menginspirasi industri logistik tentang potensi transportasi berkelanjutan.

Rute dan Tantangan

Rute dimulai dari Hanover, Jerman, kemudian berlanjut ke Republik Ceko, Austria, Slovakia, Hungaria, Serbia, Bulgaria, dan Turki. Dari pertengahan Oktober, perjalanan menembus Asia Tengah dan Timur meliputi Azerbaijan, Kazakhstan, China, Laos, Thailand, Malaysia, hingga Singapura sebelum menyeberang ke Australia dan kemudian benua Amerika. Total ada 80 negara yang akan dilewati, dengan maksimal 80 kali pengisian daya.

  • Jarak tempuh total: >45.000 km
  • Negara yang dikunjungi: sekitar 30
  • Kontinen: Eropa, Asia, Australia, Amerika Utara, Amerika Selatan
  • Pengisian daya: tidak lebih dari 80 kali stop

Untuk menyeberangi lautan antarbenua, DHL menyediakan layanan logistik lengkap, termasuk pengiriman kendaraan dan suku cadang secara cepat di sepanjang rute.

Teknologi Baterai dan Pengisian Daya

Mercedes-Benz eActros 600 dibangun atas platform series‑production 4×2 yang diproduksi di pabrik Wörth am Rhein. Kendaraan ini dilengkapi tiga paket baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) masing‑masing 207 kWh, total 621 kWh. Baterai LFP menawarkan daya tahan tinggi dengan lebih dari 95 % kapasitas yang dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan kapasitas tersebut, eActros 600 mampu menempuh 500‑560 km dalam satu kali pengisian pada beban bruto 40 ton. Sistem pengisian cepat CCS 400 kW serta stasiun pengisian DC independen dari Alpitronic memungkinkan fleksibilitas pengisian dari soket AC hingga 43 kW pada kondisi darurat.

Dukungan Logistik dan Dampak Industri

Modifikasi khusus termasuk camper body dari Bliss Mobil, dua dudukan ban cadangan, single tires, dan lampu sorot tambahan terintegrasi pada sun visor. Semua ini dirancang untuk menjaga kenyamanan pengemudi selama perjalanan panjang.

Ekspedisi ini diharapkan menjadi studi kasus nyata bagi produsen truk, operator logistik, dan regulator tentang kesiapan infrastruktur pengisian daya global. Jika sukses, Mercedes-Benz eActros 600 Keliling Dunia, Gak Mampir di Indonesia! bisa memicu percepatan adopsi truk listrik di pasar-pasar yang masih ragu.

Kesimpulan

Walaupun Indonesia tidak termasuk dalam rute, keberanian Tobias Wagner menampilkan potensi truk listrik untuk menaklukkan jarak antar benua. Keberhasilan tur ini akan menjadi bukti bahwa teknologi e‑axle dan baterai LFP kini mampu bersaing dengan truk diesel konvensional dalam hal jangkauan, kecepatan pengisian, dan keandalan. Dengan dukungan logistik global seperti DHL dan komitmen produsen, Mercedes-Benz eActros 600 Keliling Dunia, Gak Mampir di Indonesia! menjadi sorotan utama dalam transformasi transportasi berkelanjutan di era elektromobilitas.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru